Ciamis — Suasana Jumat pagi di Pesantren Darussalam Ciamis, Jawa Barat, berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Gedung Nadwatul Ummah dipenuhi para santri Ampuh (Amengan Sepuh) yang datang untuk mengikuti kuliah subuh bersama pimpinan Pesantren Darussalam Ciamis, Dr. KH. Fadlil Yani Ainusyamsi, yang akrab disapa Ang Icep.
Kegiatan rutin tersebut menjadi salah satu upaya Santri Ampuh untuk terus memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan keagamaan dan kebersamaan, Jum'at (23/10/2026)
Sejak pagi hari, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Kuliah subuh menjadi agenda utama yang memberikan kesempatan kepada para santri untuk menambah wawasan keislaman sekaligus mendalami nilai-nilai kehidupan yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Ang Icep menyampaikan materi keagamaan yang menjadi bekal bagi para peserta untuk terus memperbaiki kualitas diri, menjaga hubungan dengan Allah SWT, serta membangun hubungan yang harmonis dengan sesama manusia.
Bagi Santri Ampuh, kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan rutin setiap pekan. Lebih dari itu, kuliah subuh menjadi ruang untuk belajar, berdiskusi, bertukar pikiran, dan memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai agama.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam Hijaiyah di Joglo Sono, lingkungan Pesantren Darussalam Ciamis. Seluruh Santri Ampuh mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat.
Perpaduan antara kegiatan keagamaan dan aktivitas fisik ini menjadi daya tarik tersendiri. Setelah mendapatkan penguatan rohani melalui kuliah subuh, para peserta diajak menjaga kebugaran tubuh sekaligus menciptakan suasana yang lebih akrab dan menyenangkan.
Senam Hijaiyah juga menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan di antara para peserta. Dengan mengikuti gerakan secara bersama-sama, para santri dapat menikmati aktivitas yang menyehatkan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan.
Ketua Santri Ampuh, Rusna Apriatna, S.Pd., yang sering di sapa pap Unya menyampaikan apresiasi kepada Ang Icep yang secara konsisten memberikan ruang pembelajaran keagamaan bagi para santri Ampuh di Pesantren Darussalam Ciamis.
Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh anggota yang terus meluangkan waktu untuk mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan secara rutin.
Menurut pap Unya, keberadaan Santri Ampuh diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, wawasan, dan kepedulian sosial.
“Kami sangat mengapresiasi Ang Icep yang telah memberikan bimbingan melalui kuliah subuh. Kami juga mengapresiasi seluruh Santri Ampuh yang terus bersemangat mengikuti kegiatan ini. Mari kita tingkatkan iman dan takwa dengan mengikuti kuliah subuh, berdiskusi melalui tanya jawab, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif lainnya,” ujar pap Unya.
Ia menegaskan, kesempatan untuk berdialog dan mengajukan pertanyaan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Melalui tanya jawab, para peserta dapat memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan sekaligus memperoleh penjelasan atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain kegiatan rutin setiap Jumat pagi, Santri Ampuh juga menggelar kegiatan pesantren setiap satu bulan sekali di Pesantren Darussalam Ciamis.
Kegiatan bulanan tersebut menjadi kesempatan bagi para anggota untuk memperdalam ilmu agama, memperkuat persaudaraan, serta menjaga semangat belajar dalam lingkungan pesantren.
Konsistensi penyelenggaraan kegiatan mingguan dan bulanan diharapkan mampu menjadikan Santri Ampuh sebagai komunitas yang aktif, produktif, dan terus bertumbuh dalam nilai-nilai keislaman.
Melalui kuliah subuh, tanya jawab, senam Hijaiyah, serta berbagai kegiatan lainnya, Santri Ampuh berupaya membangun keseimbangan antara kebutuhan rohani, kesehatan jasmani, dan kehidupan sosial.
Semangat kebersamaan yang terbangun di lingkungan Pesantren Darussalam Ciamis menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut. Dengan dukungan pimpinan pesantren dan partisipasi aktif seluruh anggota, Santri Ampuh diharapkan terus menjadi wadah pembelajaran sepanjang hayat bagi para anggotanya.
Kegiatan Jumat pagi ini sekaligus menegaskan bahwa semangat menuntut ilmu dan mempererat silaturahmi tidak mengenal batas usia. Selama ada kemauan untuk belajar, memperbaiki diri, dan menjaga kebersamaan, setiap kesempatan dapat menjadi jalan untuk meraih kehidupan yang lebih baik, beriman, dan bermanfaat bagi sesama. (Pentil/Ganz)